Wajib Tahu! 7 Istilah Umum dalam Dunia Florist untuk Pemula
10 Mei 2026
2 min read
"Pelajari terminologi florist yang sering digunakan agar tidak bingung saat memesan bunga."
Dunia florist memiliki terminologi khususnya sendiri. Bagi pemula, beberapa istilah mungkin terdengar asing. Jangan khawatir! Berikut adalah panduan singkat untuk membantu Anda lebih percaya diri saat berbelanja bunga.
1. Focal Flower (Bunga Utama)
Ini adalah bintang utama dalam rangkaian. Biasanya berukuran besar dan mencolok, berfungsi sebagai pusat perhatian. Contohnya adalah mawar besar, lili, atau peony.
2. Filler Flower (Bunga Pengisi)
Bunga kecil yang digunakan untuk mengisi ruang kosong dan menambah volume. Filler flower membuat buket terlihat lebih penuh dan artistik. Contohnya baby's breath, aster, atau statice.
"Keseimbangan antara Focal Flower dan Filler Flower adalah kunci buket yang indah."
3. Line Flower (Bunga Garis)
Bunga yang memiliki bentuk memanjang atau vertikal. Fungsinya adalah memberikan struktur dan arah pada rangkaian. Contoh: snapdragon, gladiol, atau delphinium.
4. Greenery (Dedauan)
Tidak hanya bunga, dedaunan juga memiliki perannya. Greenery memberikan tekstur, kedalaman, dan kesan alami pada buket.
5. Corsage dan Boutonniere
Corsage adalah rangkaian bunga kecil yang dikenakan di pergelangan tangan atau dada wanita, biasanya untuk acara formal seperti pesta atau wisuda. Boutonniere adalah versi mini yang dikenakan oleh pria di kerah jas (biasanya satu kuntum mawar).
6. Hand-Tied Bouquet (Buket Hand-Tied)
Gaya buket di mana bunga dipegang dan diikat dengan tangan tanpa menggunakan vas atau wadah kaku. Memberikan kesan romantis dan natural.
Kesimpulan
Dengan memahami istilah-istilah ini, Anda kini siap untuk berkomunikasi lebih efektif dengan florist dan mendapatkan hasil rangkaian bunga yang sesuai dengan keinginan Anda.